*

Thursday, September 06, 2007

Antara Amherst dan Lexington Part 1

Hari ini, 6 sept, tepat sebulan kami tinggal di Lexington,KY. Betahkah? siapa? saya? belum euy...masih terbayang2 Amherst, kadang masih tidak rela kudu meninggalkannya. Padahal rela tidak rela keadaan gak berubah ya, toh saya tetep disini di Lexington tea, si kota kuda. Bagaimana dengan Raka? Dia suka disini karena punya kegiatan baru sebagai kindergartener, temen baru, walaupun kadang2 pengen balik ke Amherst ketemu temen2nya. Kalau Ai sering banget minta balik kesana, disini dia gak sekolah baru taun depan karena masih 3 thn. Di Amherst malah kemarin itu buat fall 2007 dia sudah masuk di 3 sekolah tinggal pilih. Ayah kumaha? katanya disini etos kerja di kampus hebat, orang2 sumanget, tapi ayah sebagai TA di UK kerjaannya lebih banyak dibanding di Umass sanah tapi tak apa2 malah jadi ikut terbawa semangat lah ya walo teler.

Mari kita bandingkan Lexington dan Amherst berdasarkan pandangan kasat mata serta obrol2 dengan orang2 Indonesia yang sudah tinggal disini 5 thn sampe dengan belasan tahun

KotaLexington. City lah, rame, banyak gedung tinggi, jalanan kalo jam pergi dan pulang kantor macet, banyak pusat pertokoan, mallnya pun gede, hiruk pikuk, mirip Bandung walo tidak sepadat Bandung. Kotanya luas lah, terdiri dari berbagai lapisan masyarakat. Pokoknya ciri2 dan sifat kota ada disini. Sebuah kota di state miskin *katanya*, pelayanan publicnya kurang, playground misalnya, sederhana cenderung butut (dibanding Amherst lo ya), gak ada kolam renang atau water spray gratisan, (gratisan wae maunya:D). Penduduknya kurang mix, masing2 sajah. Public transportationnya gak banyak dan bayar.

Town Amherst, kecil mungil, aman tentram, gedung tingginya punya Umass doang hehe, mall hanya ada satu buat bbrp town, kecil pula. Cenderung tenang, rame kalo ada students doang. Karena walaupun town kecil tapi ada 3 Perguruan Tinggi yang cukup dikenal, penduduknya pun lebih educated, public service-nya ok, salah duanya ada Family Center, International Community Program. Penduduknya friendly, sapa dan senyum dimana2. Gaya kampung dikita lah, baik dan ramah :D. Dalam 2,5 thn saya disana bisa punya teman dekat banyaakkk...ihiks sonoooooo. Karena kota kecil fasilitas umum mudah dijangkau dan bisa naik bis, mudah dan gratis. Town kaya di state yang kaya.

Biaya Hidup
Lexington lebih murah sepertinya, terutama sayur dan buah. Pun dairy product, susu disini dibawah $3 se gallon di Amherst kalo sale aja segitu, harga normal bisa lebih dr $4 tergantung merk. Tapi kami gak beli susu atau cheese ada WIC, tapi WIC disini lebih sedikit dapatnya. Apartemen lebih murah, eh tapi gajinya pun lebih kecil deng. Sama ajah? nggak tetep masih terhitung murah disini. Harga bensin juga lebih murah, tapi harga mobil jauh lebih mahal disini hehe.

Bagaimana dengan toko asia? huhu jauh lebih lengkap Amherst. Sebut deh apaan, di Amherst mah ada :(. Kecap yang merknya, saya baru tau ada merk itu juga di USA, eh disana mah ada, malah ada keripik singkong made in Indonesia.

Tos ah sakitu heula secara umum we...

3 comments:

Roro said...

hihiih ngarumas atuh nya li, terutama urusan pertemanan dan makanan. Tapi 4 lelaki setia menemani, cieee...

Nanti udah 2.5 tahun pindah lagi tempat lain, biar nyobain beda2nya, heheh...

Anonymous said...

halo Lia...wah seneng loh denger cerita2 dr KY, semoga makin krasan....
mau dikirimin kecap dr sini? haha....

Susan

Orek-orek'an ku said...

Hai, sebelumnya salam kenal dulu ya. namaku Yana, tinggal di Hawaii saat ini. dpt link ini karena surfing resep masak, nyangkut di site nya mbak Roro, trus nge-link deh ke mbak Lia. Lmyn bisa dpt crita ttg state yg lain di US. Lain kali cobain move ke Hawaii aja mbak, everyday is a holiday lho disini, hehehe, tp ati-ati...living cost nya muaaahaaalllll...